
Dua perusahaan operator besar di Indonesia yakni PT Excelkomindo Pratama Tbk dan PT Telekomunikasi Seluler diharuskan membayar denda sebesar Rp25 miliar karena terbukti terlibat dalam praktek kartel di bisnis layanan pesanan singat atau SMS.
“Majelis Hakim memutuskan menghukum terlapor I PT Excelkomindo Pratama Tbk dan Terlapor II PT Telekomunikasi Seluler masing-masing membayar denda sebesar Rp 25 Miliar” kata Ketua Majelis Komisi Dedie S Martadisastra pada sidang putusan dugaan praktek kartel yang melibatkan sembilan perusahaan operator di Gedung KPPU, Jakarta, Kamis (18/6).
Dari sembilan perusahaan operator yang dilaporkan, enam perusahaan dinyatakan bersalah dan lima di antaranya didenda, sementara tiga perusahaan lainnya dinyatakan tidak terbukti bersalah. Selain dua perusahaan di atas, Majelis Hakim yang beranggotakan Erwin Syahril dan Nawir Messi ini juga menghukum tiga perusahaan lainnya.
Ketiga perusahaan tersebut yakni PT Telekomunikasi Indonesia Tbk yang diharuskan membayar denda sebesar Rp 18 Miliar, PT Bakrie Telecom Tbk yang diharuskan membayar denda sebesar Rp 4 Miliar, dan PT Mobile-8 Telecom Tbk dengan denda Rp 5 Miliar.Majelis Hakim menegaskan bahwa denda-denda tersebut harus disetor ke kas negara sebagai setoran pendapatan denda pelanggaran di bidang persaingan usaha Departemen Perdagangan Sekretariat Jenderal Satuan Kerja Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melalui bank Pemerintah.
DIarsipkan di bawah: Seputar Berita Pulsa | Ditandai: Operator Didenda, Telkomsel, XL

salam…………….. ini aku mautanya kepada pihak my pulsa soal tentang transaksi IM3 yang rp 5rb menggapa tidak bisa digunakan untuk menelpon ya. apakah mungkin harus memakai inisial I5r ka. n satu lagi tadi pagi sekitar jam 07.00 wita ( waktu daerah kaltim ) saya menceboa transaksi menggapa balasan dari pihak my pulsa terlambat masuk pulsanya, untungnya pelangan tidak membatalkan transaksinya terima kasih sebelumnya …………….
Terima Kasih saya haturkan atas kritik dan sarannya kepada kami, Untuk IM3 nominal 5 ribu yang bisa di gunakan untuk menelepon adalah yang paket reguler, dengan Kode voucher I5R. Sedangkan untuk kode Voucher I5 adalah Pulsa untuk paket SMS. Untuk masalah kualitas transaksi hal itu sebenarnya juga bergantung pada provider/suplier,kemungkinan saat itu terjadi problem di pihak suplier/provider. Jika anda ingin mengetahuinya ya..silakan komplain aja pak boss..via sms atau call center kami di: 03171910585 (Flexy), 08885726783 (Fren), 031 91265560 (Esia), CS kami yg ramah akan segera membantu anda.